Di Nobatkan Pasukan Elit Peringkat Satu Kalahkan USA

Indonesiawowbanget.web.id – Survei NATO tahun 2018 ini sangat mengesankan. Karena survei menempatkan Kopassus, pasukan elit pasukan pertama sebagai pasukan elit terbesar di dunia yang mengubah pasukan elit Inggris SAS (nomor dua), Segel Angkatan Laut Amerika Serikat (nomor 3), Syayetet 13 Israel (nomor 4) dan Grup Alfa Rusia (nomor 5).

Bukan hanya kita yang terkejut, militer dari negara-negara majupun yang memiliki persenjataan modern juga terkejut mengingat persenjataan TNI kita tidak secanggih milik mereka. Toh survey diatas memang realistis karena Kopassus TNI AD ini terkenal memiliki kemampuan khusus bergerak dengan cepat apapun medannya, kemampuan di bidang pengintaian, anti terror dan ketepatan menembak sasaran. Banyak ahli militer di dunia yang berpendapat bahwa satu prajurit Kopassus itu setara dengan kekuatan delapan prajurit TNI

Kemampuan menembak sasaran dengan tepat memang sudah berkali-kali di tunjukkan para prajurit TNI diberbagai ajang kompetisi menembak dunia. Baru-baru ini di kejuaraan menembak AARM 2018 atau Australian Army Skill – At Arms Meeting yang menggunakan pistol, senapan panjang dan senapan mesin, TNI AD menang lagi – ini berarti kali ke 11 TNI AD memenangi lomba menembak tepat level dunia ini. TNI AD menjadi juara umum dengan meraih 36 medali emas, 24 perak dan 12 perunggu. Membanggakan lagi kontingen TNI AD ini menyisihkan 17 negara peserta lainnya.

Dua prajurit TNI AD dalam kejuaraan itu meraih rekor “One Shoot Two Kills” atau satu peluru dua sasaran kena tembak. Kedua prajurit itu adalah Serka Yuda Irawan dan Serka Novian Budiyanto, keduanya dari Kopassus. Keahlian menembak sasaran dengan tepat iniliah yang menjadi perhatian NATO dalam survey nya yang menempatkan Kopassus ranking pertama pasukan elit terbaik dunia yang menggeser pasukan-pasukan elit negara-negara maju.

Kemenangan para prajurit TNI kita dalam kejuaraan menembak serta Kopassus menduduki ranking pertama sebagai pasukan elit terbaik dunia diatas, sayogyanya menjadi motivasi bangsa dalam mencintai tentaranya sendiri. Karena kalau tidak, generasi anak-anak kita yang dipenuhi dengan tontonan film negara-negara maju akan hanya tahu tentang kehebatan tentara negara-negara maju yang ada dalam film itu misalkan US Marine, US Navy Seal, Mossad, SAS dsb dsb. Padahal dalam kenyataannya TNI kita sudah setara bahkan diatas kemampuan pasukan-pasukan elit negara-negara tersebut.

Baca juga : Pasukan Elit Indonesia Paling Di Takuti

Doktrin TNI itu fokusnya rakyat, karena itu sistem pertahanan kita itu mengandalkan kesatuan dengan rakyat. Itu sebabnya ilmu strategi perang gerilya yang pernah ditulis almarhum Jendral Abdul Haris Nasution telah menjadi referensi tentara-tentara didunia terutama tentara negara maju. Intinya adalah bahwa karena TNI itu dekat dengan rakyat dan segala kebutuhannya dari uang rakyat maka segala keberhasilannya haruslah diketahui rakyat.

Janganlah berita yang membanggakan seperti ini tenggelam dengan berita-berita tentang pencalonan anggota legislative, berita tentang saling mencaci para anggota pendukung calon presiden dan berita-berita palsu atau hoax lainnya. Kita menjadi malu kalau negara-negara maju mengetahui dan mengakui tentang kehebatan Tentara Nasional kita; sementara kita sebaliknya hanya tahu kehebatan tentara negara lain.