Makanan Khas Betawi yang Jarang Ditemui Bahkan Hampir Punah

Indonesiawowbanget.web.id – Semakin marak bisnis kuliner di Jakarta, ternyata berbanding terbalik dengan minat konsumsi kuliner khas Betawi di “rumahnya” sendiri. Saat ini makanan khas Betawi lebih sering ditemukan di festival-festival budaya. Sebagai konsumsi harian, makanan makanan ini sudah sangat sulit ditemukan.

Berikut makanan khas betawi yang sudah jarang dijual dan nyaris punah :

1. Ketupat Babanci

Sayur atau ketupat babanci ini menjadi salah satu kuliner yang cukup melagenda bagi warga Betawi, nama babanci sendiri diambil dari kata “banci”, dimana sayuran yang digunakan di dalam makanan ini bercampur dengan sayuran lain sehingga tidak bisa didefinisikan jenis makanan ini. Ketupat babanci terbilang langka karena bahan dan rempah-rempah yang digunakan untuk membuat makanan ini sudah sulit ditemukan salah satunya buah jali-jali.

2. Sengkulun

Makanan khas Betawi yang satu ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal. Kue ini sebenarnya tidak murni kuliner Betawi, sengkulun merupakan kue yang dahulu dipopulerkan oleh penduduk Jakarta keturunan Tiongkok. Berbahan dasar tepung ketan yang membuatnya kenyal, kue sengkulun memiliki cita rasa yang manis dan gurih karena menggunakan gula merah dan santan yang kental. Dominasi gula merah ini yang membuat warnanya menjadi cokelat. Untuk menikmatinya, kamu harus mencocol kue sengkulun pada kelapa yang telah diparut. Kue ini pun tergolong mulai langka. Namun jangan khawatir, sebab sengkulun bisa kamu temui di Toko Kue Betawi milik ibu Tuti Salah yang berada di Jalan Kebon Sirih Barat I No. 70, Jakarta Pusat.

Baca Juga : Mengenal Budaya Carok

3. Kue Rangi

Sebagai kudapan khas Betawi yang kenyal, kue rangi terbuat dari tepung beras. Di dalam penyajiannya, saos kental gula merah yang telah dicampur dengan tepung hunkwe disiram di bagian atas kue rangi, inilah ciri khasnya. Jika kamu ingin mencicipi kue rangi, biasanya makanan ini dijual di areal Pasar Mayestik, Jakarta Selatan. Namun, kue ini pun sudah sangat jarang ditemui.

4. Bubur Ase

Makanan khas Betawi ini terkenal sebagai bubur dengan resep turun-temurun sehingga tak semua orang bisa membuatnya. Kelihatannya hanya seperti bubur nasi biasa. Namun, bubur ase juga dilengkapi dengan tetelan, kentang, tahu, lalu disiram dengan kuah semur. Kuah inilah yang disebut dengan “ase.” Kenikmatan bubur ase dilengkapi dengan taburan teri dan asinan di atasnya. Hasilnya, bubur ini semakin kaya akan cita rasa. Manis, asam, dan asin. Kalau kamu sedang ke acara festival budaya di Jakarta, coba deh cari bubur ini. Siapa tahu bisa ketemu.

5. Sayur Besan

Pada acara pesta lamaran khas Betawi, sayur ini selalu terhidang. Mengikuti namanya, sayur ini dianggap istimewa karena menggambarkan rasa hormat tertinggi kepada calon keluarga pengantin suami, atau besan. Diisi dengan ebi, kentang, soun, dan dilengkapi petai, berserta kuah santai yang kental dengan terubuk. Dimana terubuk merupakan tanaman musiman yang sudah langka.