Industri Mobil Listrik Indonesia

Industri Mobil Listrik Indonesia – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,berikut industri mobil listrik Indoonesia.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo optimistis Indonesia mampu disegani dunia lewat kehadiran industri mobil listrik di Tanah Air. Indonesia memang diketahui saat ini tengah gencar mengembangkan industri baterai litium menjadi komponen utama mobil listrik.

Beberapa perusahaan raksasa dunia bahkan telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di dalam negeri. LG Energy Solution Ltd. misalnya, berminat untuk berinvestasi senilai 9,8 miliar dolar AS.

“Industri mobil listrik kita upayakan agar segera beroperasi di Indonesia. Ini akan menjadi sebuah sinyal Indonesia akan menjadi motor bagi perkembangan industri masa depan yang berpengaruh dan disegani,” kata Jokowi dalam acara Media Group Summit Indonesia 2021 secara virtual, Rabu (27/1/2021).

1. Indonesia punya potensi jadi pemain besar di industri mobil listrik

Indonesia, kata Jokowi, memiliki potensi untuk menjadi pemain besar di industri mobil listrik. Untuk itu, dia mendorong agar Indonesai bisa masuk dalam global supply chain.

“Saat ini kita mulai masuk dalam global supply chain untuk green economy. Industri baterai lithium yang diolah dari kekayaan alam kita sendiri,” jelas dia.

2. Indonesia jadi negara pertama yang kelola baterai kendaraan listrik

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut Indonesia sebagai negara pertama yang mengelola dan mengembangkan baterai untuk kendaraan listrik. Pengembangan baterai untuk kendaraan listrik ini tidak terlepas dari investasi yang ditanamkan LG Group sebesar 9,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp142 triliun yang disepakati pada 18 Desember 2020.

“Pemerintah Indonesia MoU dengan LG Group dan gandeng Hyundai untuk pembangunan pabrik listrik yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Bahkan ini pertama di dunia, dari tambang, smelter (peleburan) precrusor, recycle semua akan dibangun di Indonesia,” kata Bahlil.

Baca Juga:Lokasi Diving di Indonesia dengan Keindahan Bawah Laut Terbaik

3. Groundbreaking akan dilakukan pada semester I 2021

Pembangunan pabrik baterai listrik untuk kendaraan listrik ini dipastikan akan terjadi pada semester I 2021. Bahlil juga memastikan Hyundai akan memproduksi mobil listrik pada November tahun depan.

“Groundbreaking di semester I 2021 dan akan dilakukan pembanguan pabrik. Dan sekarang Hyundai pabrik mobil sudah jadi, 2021 sudah produksi,” katanya.