Mualafnya Deddy Buffering Gegara Politik

Indonesiawowbanget.web.id Deddy Corbuzier yang menjadi mualaf sudah tersebar ke telinga demi telinga. Tidak ada alasan selain “ingin mengenal agama islam lebih dekat” yang ia paparkan di media massa. Namun di perjalnannya ia sempat terhenti sementara karena alasan politik,kira kira apa alasan keterlambatan Deddy menjadi mualaf .

Sebenarnya, niat Deddy Corbuzier untuk menjadi seorang mualaf sudah ada sejak lama. Lewat youtube-nya, ia mengungkap banyak hal tak diketahui oleh orang lain tentang perjalannya menjadi seorang mualaf.

1. Suhu Politik
Akan tetapi, niat baik tersebut terpaksa harus ia tunda dahulu. Karena ada beberapa pertimbangan, seperti suhu politik Indonesia yang tengah memanas menjelang Pemilu 2019, dan ia sedikit merasa takut dengan politik.

“Kenapa enggak? Karena pada saat itu Indonesia sedang panas politik. Kalau pada saat itu saya mualaf, saya takut keadaan saya mualaf bisa masuk dalam permainan politik,” paparnya.Ia pun juga ingin menghindari hal-hal sifatnya agama dan politik.

“Kita tahu pada saat kemarin Pilpres bagaimana panasnya dan bagaimana agama dimasukkan dalam suasana politik. Itu yang saya hindari,” paparnya.

2. Mantap dan Yakin
Hingga akhirnya, presenter kondang  bertepatan dengan hari Jumat untuk mengucap syahadat. Saat itu ia yakin suhu politik di Indonesia mulai lebih dingin. “Oleh karena itu setelah politik semuanya selesai, setelah semuanya adem, sudah tenang. Baru saya yakin mengumumkan, baru saya yakin saya mualaf dalam keadaan yang jauh lebih tenang,” tandasnya.

Baca Juga : Sneakers Bagian Budaya Hiphop Indonesia

Dan guna untuk menebus kesalahannya karena menunda kemualafannya,ia melakukan sebuah komitmen yang ia bagikan di muka publik.

1. Laksanakan Umrah & Haji Dalam Waktu Dekat?
Bahkan tak menutup kemungkinan bagi Deddy untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji dalam waktu dekat ini. Lantas, seperti apa pendapat Gus Miftah tentang Deddy Corbuzier yang laksanakan ibadah haji dan umrah?
“Ya proses lah, ini kan baru awal, kan haji dan umrah panggilan,” ucapnya.

2. Alasan Pilih Hari Jumat
Memilih hari Jumat sebagai hari resmi dirinya menjadi mualaf, pilihan ini diambil bukan tanpa pertimbangan. Hari tersebut dipilih sebab Gus Miftah keesokan harinya harus bertolak ke luar negeri. “Beliau (Gus Miftah) besok udah ke Taiwan gitu, jadi sekarang,” tutur Deddy.